Tips Kreatif Membersamai Ananda di Masa Pandemi (part 1)
Tips Kreatif Membersamai Ananda di Masa Pandemi (part 1)
Pandemi Corona telah sampai ke Indonesia, sekolah diliburkan dan belajar online sebagai solusi supaya anak-anak tetap #stayathome Guru memberi materi, proyek juga tugas untuk dikerjakan di rumah, dan pastinya orang tua mau tidak mau harus sebagai fasilitator membersamai proses belajar ananda di rumah.
Stress? Bingung apa yang harus dilakukan? mati gaya? Dan segala.keluhan dari para orang tua . Yuk , coba kita sebagai orang tua ubah mind set kita . Respon kita terhadap sesuatu akan berpengaruh juga terhadap anak-anak kita. Jika respon kita dilandasi sabar, syukur, dan melihat kesulitan sebagai tantangan, pasti kreatifitas akan didapat.
Bagaimana supaya respon kita sebagai orang tua selalu positif?
Pertama, terima bahwa wabah corona adalah qadha Allah, hal ini terjadi karena sudah ketetapan Allah, ini wilayah yang memang diluar kekuasaan kita.
Kedua, kita mengoptimalkan di wilayah yang kita kuasai, seperti ikhtiar semaksimal mungkin menjaga kesehatan, berdoa, bersabar, bersyukur. Karena dalam kondisi apapun syukur itu penting, dengan syukur hati tenang, Allah akan tambah nikmat, kreatifitas pun didapat.
Ketiga, yakin bahwa bersama kesulitan pasti ada kemudahan (QS Al Insyirah : 5-6) . Maka orang tua akan melihat kesulitan sebagai tantangan disertai keyakinan kemudahan dari Allah semata. Orang tua juga akan kreatif mencari peluang. Dengan kondisi setiap keluarga yang berbeda, orang tua tidak akan mengeluh dan membandingkan dengan keluarga yang lain , ia akan menerima dengan lapang dada.
Keempat, coba tengok keadaan orang lain. Akan menumbuhkan syukur dan sikap kepedulian. Ingat pesan Rasulullah saw : "Barangsiapa memudahkan urusan orang lain, niscaya Allah akan memberinya kemudahan di dunia dan akhirat" (HR Muslim).
Kelima, jadikan momen ini sebagai sarana muhasabah bersama, antara ayah bunda dan anak-anak. Juga jadikan momen ini sebagai waktu untuk lebih dekat bersama keluarga. Tidak akan lama membersamai.anak-anak, nah ini saatnya ketika kita "dipaksa" untuk ngumpul terus , jangan sia-siakan masa itu. Waktu tidak akan terulang bukan? Berikan kenangan yang indah buat anak-anak kita 😊.
@arisantisanadji
Pandemi Corona telah sampai ke Indonesia, sekolah diliburkan dan belajar online sebagai solusi supaya anak-anak tetap #stayathome Guru memberi materi, proyek juga tugas untuk dikerjakan di rumah, dan pastinya orang tua mau tidak mau harus sebagai fasilitator membersamai proses belajar ananda di rumah.
Stress? Bingung apa yang harus dilakukan? mati gaya? Dan segala.keluhan dari para orang tua . Yuk , coba kita sebagai orang tua ubah mind set kita . Respon kita terhadap sesuatu akan berpengaruh juga terhadap anak-anak kita. Jika respon kita dilandasi sabar, syukur, dan melihat kesulitan sebagai tantangan, pasti kreatifitas akan didapat.
Bagaimana supaya respon kita sebagai orang tua selalu positif?
Pertama, terima bahwa wabah corona adalah qadha Allah, hal ini terjadi karena sudah ketetapan Allah, ini wilayah yang memang diluar kekuasaan kita.
Kedua, kita mengoptimalkan di wilayah yang kita kuasai, seperti ikhtiar semaksimal mungkin menjaga kesehatan, berdoa, bersabar, bersyukur. Karena dalam kondisi apapun syukur itu penting, dengan syukur hati tenang, Allah akan tambah nikmat, kreatifitas pun didapat.
Ketiga, yakin bahwa bersama kesulitan pasti ada kemudahan (QS Al Insyirah : 5-6) . Maka orang tua akan melihat kesulitan sebagai tantangan disertai keyakinan kemudahan dari Allah semata. Orang tua juga akan kreatif mencari peluang. Dengan kondisi setiap keluarga yang berbeda, orang tua tidak akan mengeluh dan membandingkan dengan keluarga yang lain , ia akan menerima dengan lapang dada.
Keempat, coba tengok keadaan orang lain. Akan menumbuhkan syukur dan sikap kepedulian. Ingat pesan Rasulullah saw : "Barangsiapa memudahkan urusan orang lain, niscaya Allah akan memberinya kemudahan di dunia dan akhirat" (HR Muslim).
Kelima, jadikan momen ini sebagai sarana muhasabah bersama, antara ayah bunda dan anak-anak. Juga jadikan momen ini sebagai waktu untuk lebih dekat bersama keluarga. Tidak akan lama membersamai.anak-anak, nah ini saatnya ketika kita "dipaksa" untuk ngumpul terus , jangan sia-siakan masa itu. Waktu tidak akan terulang bukan? Berikan kenangan yang indah buat anak-anak kita 😊.
@arisantisanadji

Komentar
Posting Komentar