JURNAL 2 : MEMBENTUK TIM SOLID
Setelah mencari masalah dan menemukan akar masalahnya, apa selanjutnya ?? Tentu keseruan dan kejutan selalu ada ketika menjadi mahasiswa di Kampus Ibu Pembaharu (www.ibupembaharu.com). Yaaa... kami diminta kampanye untuk mencari teman dan membentuk sebuah team untukbersama-sama memberikan solusi masalah yang dirasakan bersama. Seru kan ?? Ternyata ada yaa dari satu problem statement yang kita angkat, bisa jadi dirasakan oleh banyak orang. Nah inilah keseruannya ...
Saya berkampanye mencari teman untuk bergabung dalam menangani permasalahan para ibu yang mengalami problem dalam membersamai ananda. Para Ibu merasa stress, mati gaya, terutama yang banyak dikeluhkan para ibu adalah anak-anak usia diatas 10 tahun (pra baligh) sampai awal masa baligh. Apalagi ditambah kondisi pandemi, perubahan sikap mereka inilah yang akhirnya menjadikan para ibu ngomel-ngomel, komunikasi menjadi mampet.
Berangkat dari fenomena ini maka ada dua akar masalah yang menjadi penyebabnya yaitu pertama, masih kurang pemahaman para ibu tentang pola pengasuhan anak dan kreativitas membersamai anak. Penyebab kedua karena belum sepenuhnya bahagia menjalankan perannya sebagai ibu. Inilah yang membuat saya tergerak dan terpanggil untuk berbuat sesuatu. Namun saya tidak bisa sendiri, saya butuh teman yang berjuang bersama, berangkat dari keprihatian / perhatian yang sama tentang akar masalah ini.
Nah ketika masalah diatas saya kampanyekan di IG saya @arisantisanadji , ada beberapa ibu yang merasakan hal yang sama. Namun yang bersedia menjadi team ada dua yaitu Ibu Heni Satika mahasiswa IP diluar bunsal, Bu Tika seorang pendidik dan juga seorang ibu dengan 1 putra yang usianya 11 tahun. Ada satu lagi anggota team adalah bu Inang , walaupun belum menjadi seorang ibu namun Bu Inang adalah seorang pendidik (guru) anak-anak yang usianya 10-11 tahun.
Inilah yang akhirnya membuat kami berkumpul untuk membentuk satu team. Berharap apa yang akan kita lakukan memberikan solusi dan menebar manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat khususnya para ibu. Alhamdulillah bersyukur dan bahagia kami bisa menjadi satu team. Semoga kami bisa membantu para ibu serta membantu diri kami sendiri untuk belajar dan terus belajar.
Ketika kita temukan ada banyak masalah, maka kita perlu membuat lebih banyak lagi jumlah solusi dari jumlah masalah. Caranya dengan menambah changemaker. Everymother is a changemaker. Dan team kami ingin menjadi salah satunya. Kami berkumpul untuk meluaskan manfaat. Bismillah ...
#materi2
#membentuktimsolid
#HexagonCity
#BundaSaliha
#InstitutIbuProfesional
#DariRumahUntukDunia




Komentar
Posting Komentar