REVIEW JURNAL BUDDY
Assalamu'alaikum ...
Kali ini saya akan review jurnal buddy dari IP Depok. Maasyaa Allah ...dipertemukan dengan Mbak Selviana. Kejutan ketika dihubungi Mbak Selviana via whatsapp dan akhirnya kami bertukar link jurnal untuk di review. Kami juga sempat menyepakati waktu untuk ngobrol-ngobrol.
Ketika pertama kali baca jurnal Mbak Selviana,( https://drive.google.com/file/d/13GQ-AKk7Po8uSJBx6mmlJezp06IlhI7-/view?usp=sharing ) mata saya langsung tertuju narasi kampanye mbak Selviana dan langsung berfikir...keren ini pilihan-nya Mbak Selviana dan suami. yang secara sadar memilih homeschooling sebagai metode pendidikan anak-anak mbak Selviana. Tentunya ada tantangan yang dihadapi.
Mbak Selvi menghadapai tantangan yang berkaitan dengan optimasi keterampilan calistung pada anak Sekolah Dasar kelas awal (kelas 1,2,3). Dan ini sebenarnya tidak hanya tantangan bagi keluarga Mbak Selviana, tapi sebenarnya ini juga dirasakan oleh para orang tua apalagi masa pandemi saat ini anak masih belajar daring. Tentu para orang tua sangat membutuhkan solusi .
Mbak Selviana juga sudah menemukan tim yaitu dua orang yang bergabung. Anggota pertama adalah tutor renang anak-anak Mbak Selviana. dan satu lagi adalah sahabat sehidup sesyurga yaitu suami Mbak Selviana. Wow ...menurut saya team Mbak Selviana akan jadi team yang solid karena anggotanya adalah orang-orang terdekat mbak Selviana dan terlibat langsung dalam pendidikan anak-anak mbak Selviana. Ini sudah modal awal yang baik untuk berjalannya team ke depan.
Jurnal 2 mbak Selviana menurut saya sudah oke , mbak Selvia bisa menggambarkan / menceritakan secara detil proses mbak Selviana dalam membentuk team solid sesuai permasalahan yang diusung. Semua template sudah diisi dengan baik, Oya mungkin ada yang kelupaan, di bagian role and task, mbak Selviana hanya mencantumkan satu orang anggota saja sedangkan jumlah anggota yang disebutkan di jurnal ada dua (2) anggota team.
Ada juga yang menjadi kebingungan mbak Selviana. Hal ini dikatakan Mbak Selviana di jurnalnya bahwa masih ditemui kesulitan menentukan hard skill dan soft skill apa saja yang harus dicantumkan dalam kampanye. Gak apa-apa mbak Selvi...kadang mengawali team memang dari beberapa kekurangan , namun karena bersabar dalam setiap proses , insyaa Allah akan menjadi baik dan lebih baik.
Saya pun demikian mengawali team ini juga masih banyak kekurangan. Namun inilah proses belajar sesungguhnya, dari berbagai kesulitan dan kekurangan akan menjadi pelajaran kehidupan. Berharap dengan permasalahan yang dipikirkan bareng-bareng ini akan menjadi solusi yang bermanfaat tidak hanya bagi kita tapi juga meluas.
Saling mendoakan yaa mbak Selviana, semoga team mbak Selviana semakin solid , produktif dan lahir solusi-solusi keren dan manfaat bagi para orangtua yang membersamai ananda di usia sekolah dasar awal. Aamiin ...
#feedback #review #bundasalihah #institutibuprofesional

Komentar
Posting Komentar